Belajar Bahasa Inggris Sekaligus Melek Digital: Aktivitas Siswa MAN 2 Sleman

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris di MAN 2 Sleman pada 4 September 2026. Kegiatan yang diikuti oleh peserta didik kelas XI ini mengangkat tema Digital Literacies and My Identities. Pembelajaran tersebut menggabungkan kemampuan berbahasa Inggris dengan literasi digital yang dekat dengan kehidupan peserta didik sehari-hari. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar menggunakan Bahasa Inggris, tetapi juga diajak untuk lebih bijak dalam memahami dan menyampaikan informasi di lingkungan digital. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4, khususnya melalui pembelajaran yang mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Pembelajaran berlangsung melalui berbagai kegiatan yang melibatkan keterampilan listening, speaking, reading, writing, dan presenting. Materi yang dibahas berkaitan dengan identitas diri, aspirasi, tujuan menjadi content creator, serta penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu kegiatan yang menarik adalah ketika peserta didik diminta memilih foto dari galeri pribadi untuk kemudian dikembangkan menjadi sebuah caption berbahasa Inggris. Dalam menulis caption, peserta didik menggunakan subject questions dan transitional words untuk menyusun tulisan lebih terarah. Setelah melalui proses penyusunan dan pengecekan, caption tersebut kemudian dipublikasikan melalui media sosial yang digunakan oleh masing-masing peserta didik.

Penggunaan media sosial dalam kegiatan pembelajaran membuat peserta didik dapat mempraktikkan Bahasa Inggris dalam situasi yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Peserta didik tidak hanya berlatih menyusun kalimat dengan menyampaikan gagasan, tetapi juga belajar mempertimbangkan isi serta dampak dari konten yang mereka bagikan. Proses tersebut mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Di sisi lain, peserta didik juga mendapatkan pengalaman bahwa penggunaan media digital perlu disertai dengan sikap yang positif dan bertanggung jawab.

Pembelajaran Bahasa Inggris dengan mengangkat isu literasi digital menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan materi di kelas dengan kehidupan peserta didik di luar kelas. Melalui pengalaman tersebut, peserta didik diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris sekaligus menggunakan media digital secara bijak, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya membantu peserta didik dalam meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk berinteraksi di lingkungan digital.

Kontributor: Deisya Shafa Salsabila