Dosen PBI UNY Diseminasikan Hasil Penelitian Integrasi AI dalam Penulisan Akademik pada ICTE 2026 di Vietnam

Tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mempresentasikan hasil penelitian mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan akademik pada The 6th International Conference of TESOL & Education (ICTE 2026) yang diselenggarakan di Industrial University of Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 15–16 Agustus 2026. Konferensi internasional yang mengangkat tema “AI in Research, Teacher Development, and Professional Practice” ini menjadi forum akademik untuk mendiseminasikan hasil penelitian sekaligus memperluas diskusi mengenai integrasi teknologi AI dalam pendidikan bahasa Inggris.

Dalam konferensi tersebut, Dr. Anis Firdatul Rochma, M.Pd., dan Prof. Erna Andriyanti, Ph.D., dari Universitas Negeri Yogyakarta, bersama Banatul Murtafi’ah dari Universitas Islam Indonesia (UII), menjadi presenter makalah berjudul “A Mixed-Method Exploration of AI Use in Academic Writing: Insights from Indonesian EFL Students and Lecturers.” Presentasi ini merupakan bagian dari diseminasi hasil Penelitian Fundamental Reguler Tahun 2026 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dengan Prof. Erna Andriyanti sebagai ketua peneliti. Penelitian tersebut berjudul “Eksplorasi dan Pengembangan Model Integrasi AI dalam Pembelajaran Penulisan Akademik bagi Dosen dan Mahasiswa EFL di Perguruan Tinggi Indonesia.”

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan teknologi AI dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam mendukung proses penulisan akademik. Meskipun AI menawarkan berbagai kemudahan, penggunaannya juga menghadirkan tantangan terkait akurasi informasi, ketergantungan terhadap teknologi, plagiarisme, dan integritas akademik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman, persepsi, serta praktik penggunaan AI oleh dosen dan mahasiswa English as a Foreign Language (EFL) sebagai dasar pengembangan model integrasi AI yang efektif dan bertanggung jawab.

Menggunakan pendekatan mixed-methods, penelitian ini melibatkan 430 responden dari 26 perguruan tinggi di Indonesia, yang terdiri atas mahasiswa dan dosen. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara semi-terstruktur, dan photovoice untuk memperoleh pemahaman mengenai pengalaman pengguna dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses penulisan akademik. Pendekatan tersebut memungkinkan peneliti mengidentifikasi tidak hanya pola pemanfaatan teknologi, tetapi juga pengalaman, tantangan, dan pertimbangan etis yang menyertai penggunaannya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dipersepsikan memberikan manfaat dalam berbagai tahapan penulisan akademik, mulai dari pengembangan gagasan, penyusunan kerangka tulisan, pengorganisasian argumen, hingga penyuntingan dan revisi. Penelitian ini juga mengidentifikasi beragam perangkat AI yang digunakan responden, antara lain ChatGPT, DeepSeek, Black Box AI, AIClaude, dan Grammarly. Namun demikian, temuan penelitian menunjukkan bahwa manfaat teknologi tersebut perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, evaluasi terhadap keluaran AI, serta kesadaran untuk mempertahankan orisinalitas dan tanggung jawab penulis.

Sebagai kontribusi konseptual, tim peneliti mengembangkan TRACE-AW (A Human-Centred AI Integration Model for EFL Academic Writing), yaitu model integrasi AI dalam penulisan akademik yang menempatkan manusia sebagai pengambil keputusan utama. Model ini mencakup lima tahapan, yakni Task Framing, Research and Idea Exploration, Author-Led Drafting, Critical Verification and Revision, serta Ethical Ownership and Disclosure. Melalui tahapan tersebut, AI diposisikan sebagai perangkat pendukung proses berpikir dan menulis, bukan sebagai pengganti kemampuan akademik maupun tanggung jawab intelektual penulis.

Partisipasi tim peneliti dari UNY dan Universitas Islam Indonesia dalam ICTE 2026 menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik dalam memperluas diseminasi hasil penelitian pada tingkat internasional. Selain memperkenalkan temuan empiris mengenai pemanfaatan AI oleh dosen dan mahasiswa EFL di Indonesia, kegiatan ini juga memperkuat peran PBI UNY dalam pengembangan kajian English Language Teaching (ELT), literasi AI, dan penulisan akademik berbasis teknologi. Diseminasi hasil penelitian tersebut diharapkan dapat membuka peluang diskusi dan kolaborasi akademik untuk pengembangan praktik pembelajaran yang inovatif, kritis, dan beretika.