Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris Pariwisata, Tim PBI UNY Dampingi Masyarakat Desa Wisata Sambirejo

Tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertajuk “Pelatihan Bahasa Inggris Pariwisata Berbasis Komunitas: Mewujudkan Masyarakat Sambirejo yang Kompetitif dan Mandiri di Era Wisata Global.” Kegiatan yang dilaksanakan di Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, pada April hingga Juni 2026 ini merupakan bagian dari program PkM Mbangun Desa UNY Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa Inggris masyarakat dalam mendukung pengelolaan dan pelayanan destinasi wisata berbasis komunitas.

Program pengabdian ini diketuai oleh Ella Wulandari, S.Pd., M.A., Ph.D., dengan anggota tim Dr. Nunik Sugesti, S.Pd., M.Hum., Dr. Anis Firdatul Rochma, M.Pd., Asfar Arif Nurharjanto, M.Pd., dan Hardian Zudianto, M.Pd. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta sebagai mentor dan fasilitator pembelajaran. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat tersebut diarahkan untuk menghadirkan pembelajaran bahasa Inggris yang aplikatif, partisipatif, serta sesuai dengan kebutuhan komunikasi di lingkungan desa wisata.

Pelaksanaan program dilatarbelakangi oleh potensi pariwisata Kalurahan Sambirejo, khususnya keberadaan Tebing Breksi dan Candi Ijo sebagai destinasi unggulan yang menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Berkembangnya aktivitas pariwisata di kawasan tersebut menuntut masyarakat memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai, terutama untuk kegiatan pemanduan wisata (tour guiding), pelayanan pengunjung (hospitality), penyampaian cerita dan informasi mengenai destinasi (storytelling), serta komunikasi dengan wisatawan internasional. Namun, keterbatasan penguasaan bahasa Inggris praktis dan belum optimalnya ketersediaan program pembelajaran yang kontekstual menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui pendampingan berkelanjutan.

Sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut, tim PBI UNY mengembangkan program pelatihan berbasis komunitas dengan mengintegrasikan pendekatan English for Specific Purposes (ESP), community-based learning, dan differentiated instruction. Pendekatan ini dirancang untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan awal peserta sekaligus memastikan bahwa materi pembelajaran berkaitan langsung dengan aktivitas pelayanan wisata. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah modul “English for Breksi Guide”, yang memuat materi komunikasi bahasa Inggris untuk mendukung kegiatan pemanduan, pengenalan destinasi, dan pelayanan wisatawan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sosialisasi program di Kantor Kalurahan Sambirejo pada 25 April 2026, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dasar komunikasi bahasa Inggris pada 2 Mei 2026. Pada tahap awal, peserta diarahkan untuk memperkuat kemampuan menggunakan ungkapan komunikatif sederhana, termasuk menyambut pengunjung, memperkenalkan diri, memberikan informasi, serta merespons pertanyaan wisatawan. Pembelajaran dirancang melalui aktivitas interaktif yang mendorong keberanian peserta untuk menggunakan bahasa Inggris secara aktif.

Pelatihan berikutnya dilaksanakan pada 9 Mei 2026 di kawasan Candi Ijo dengan menekankan praktik komunikasi berbasis situasi nyata. Melalui kegiatan simulasi lapangan, peserta memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan penggunaan bahasa Inggris dalam menjelaskan daya tarik wisata, memberikan petunjuk arah, serta memperkenalkan sejarah dan karakteristik destinasi kepada wisatawan. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 12 dan 19 Mei 2026 melalui penguatan keterampilan komunikasi pariwisata, praktik dialog, dan simulasi pelayanan pengunjung. Pendekatan tersebut memungkinkan peserta menghubungkan materi yang dipelajari dengan kebutuhan komunikasi dalam aktivitas pariwisata sehari-hari.

Salah satu agenda penting dalam program ini adalah kegiatan showcasing bertajuk “Ngopi Lurs” yang diselenggarakan pada 22 Mei 2026 di Kantor Kalurahan Sambirejo. Kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta untuk menampilkan hasil pembelajaran dan mempraktikkan keterampilan komunikasi bahasa Inggris yang telah dikembangkan selama pelatihan. Melalui aktivitas presentasi dan simulasi, peserta didorong untuk membangun kepercayaan diri serta meningkatkan kemampuan menyampaikan informasi pariwisata secara komunikatif.

Rangkaian program ditutup pada 21 Juni 2026 melalui kegiatan evaluasi dan refleksi bersama di Kantor Kalurahan Sambirejo. Evaluasi diarahkan untuk meninjau pelaksanaan pelatihan, perkembangan kemampuan peserta, serta kebutuhan pendampingan lanjutan. Selain peningkatan kemampuan komunikasi, program ini juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembelajaran melalui penguatan English Speaking Club dan pengembangan kegiatan berbasis komunitas. Dengan demikian, manfaat pelatihan diharapkan tidak berhenti setelah program pengabdian selesai, tetapi dapat terus dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.

Melalui program PkM Mbangun Desa 2026, PBI FBSB UNY terus berupaya mengimplementasikan keilmuan pendidikan bahasa Inggris dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Pelatihan bahasa Inggris pariwisata berbasis komunitas ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan komunikasi, meningkatkan kepercayaan diri masyarakat dalam melayani wisatawan mancanegara, serta mendukung pengembangan Desa Wisata Sambirejo sebagai destinasi yang semakin kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.