Tingkatkan Literasi Akademik, Mahasiswa Tim PK UNY Kenalkan Mendeley kepada Guru SMK Negeri 1 Ngawen

Ngawen, 2026 - Mengelola puluhan bahkan ratusan referensi secara manual kini tak lagi jadi beban bagi para guru di SMK Negeri 1 Ngawen. Di tengah tuntutan profesi guru yang semakin erat kaitannya dengan penulisan karya ilmiah, penyusunan modul ajar, hingga publikasi hasil penelitian tindakan kelas, kebutuhan akan manajemen referensi yang rapi dan efisien menjadi semakin mendesak. Menjawab kebutuhan tersebut, tim mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta, dengan Salfa Ravela sebagai narasumber, menghadirkan Workshop Mendeley, sebuah pelatihan praktis yang mengenalkan aplikasi manajemen referensi digital kepada sekitar 50 guru. Bertempat di Ruang CBT SMK Negeri 1 Ngawen pada Jumat, 11 September 2026, kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan mahasiswa terhadap SDG ke-4: Quality Education (Pendidikan Bermutu), dengan mendorong peningkatan kompetensi pendidik melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia akademik.

Workshop Mendeley disusun untuk memberikan pengenalan sekaligus pengalaman praktik kepada peserta dalam menggunakan aplikasi pengelola referensi. Mendeley merupakan salah satu perangkat yang dapat membantu pengguna mengorganisasi berbagai sumber referensi, mengelola dokumen, serta membuat sitasi dan daftar pustaka secara lebih terstruktur. Kemampuan tersebut dapat mendukung guru dalam menyusun berbagai dokumen akademik maupun bahan pembelajaran yang membutuhkan penggunaan sumber referensi.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PK terlebih dahulu memberikan pengenalan mengenai Mendeley, mulai dari fungsi, manfaat, hingga penggunaannya dalam kegiatan akademik. Peserta kemudian diarahkan untuk melakukan instalasi dan menyiapkan aplikasi pada perangkat masing-masing. Setelah aplikasi siap digunakan, mahasiswa memberikan demonstrasi mengenai cara memasukkan dan mengelola dokumen referensi, membuat folder atau pengelompokan sumber, serta menggunakan fitur sitasi dan daftar pustaka. Penyampaian materi dilakukan secara bertahap agar peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan lebih mudah.

Tidak hanya melalui penyampaian materi, kegiatan workshop juga dikemas dalam bentuk praktik langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk mencoba setiap fitur yang telah dijelaskan dengan menggunakan dokumen referensi masing-masing. Mahasiswa PK berperan sebagai fasilitator yang mendampingi peserta selama proses praktik, termasuk membantu ketika peserta mengalami kendala dalam instalasi, pengaturan aplikasi, maupun penggunaan fitur tertentu. Interaksi secara langsung selama kegiatan membuat peserta dapat memperoleh pengalaman menggunakan Mendeley sesuai dengan kebutuhan akademik mereka.

Kegiatan ini memberikan manfaat bagi guru dalam mengenal alternatif teknologi yang dapat digunakan untuk membantu pengelolaan referensi. Dengan adanya keterampilan dasar dalam menggunakan Mendeley, guru dapat lebih mudah mengorganisasi sumber yang digunakan dalam penyusunan karya akademik maupun dokumen yang membutuhkan sitasi dan daftar pustaka. Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa PK dalam merancang dan melaksanakan kegiatan berbasis kebutuhan sekolah. Mahasiswa tidak hanya berperan dalam kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan dengan warga sekolah.

Pelaksanaan Workshop Mendeley menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah dalam mendukung pengembangan kompetensi pendidik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Praktik Kependidikan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi di luar kegiatan mengajar melalui program yang menyesuaikan dengan kebutuhan warga sekolah. Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan akademik juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran pada masa kini.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PK UNY berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan akademik di SMK Negeri 1 Ngawen. Workshop Mendeley diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengenalan aplikasi, tetapi dapat mendorong pemanfaatan teknologi secara lebih optimal dalam mendukung pekerjaan akademik guru. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah kecil dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi pendidik, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.

Kontributor: Salfa Ravela