Bahasa Indonesia
English
You are here
Kuis Interaktif Wayground, Cara Mahasiswa PK UNY Hidupkan Kelas Bahasa Inggris di SMAN 1 Jetis
Submitted by admin on Tue, 2026-09-22 06:40
BANTUL — Suasana kelas XI 1 SMA Negeri 1 Jetis, Bantul, tampak berbeda dari biasanya pada pembelajaran Bahasa Inggris, Kamis (21/8/2026). Alih-alih hanya mengerjakan soal di kertas, siswa diajak menjawab kuis lewat gawai masing-masing menggunakan platform pembelajaran digital Wayground. Kegiatan ini merupakan bagian dari praktik mengajar mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sausan Fadhilia Zain, dalam program Praktik Kependidikan (PK).
Penggunaan Wayground sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 4 tentang pendidikan berkualitas, inklusif, dan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua. Selama PK, Sausan mengampu dua kelas, XI 1 dan XI 8, dengan kegiatan kuis interaktif ini difokuskan pada kelas XI 1. Platform ini digunakan sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan materi, sehingga peserta didik bisa langsung menjawab setelah memperoleh materi dan proses evaluasi berlangsung lebih dinamis dibandingkan latihan tertulis konvensional.
"Wayground itu bisa membentuk soal yang lebih variatif, terus ada fitur anti-cheating juga, jadi kuisnya bisa berlangsung lebih menarik dan tertib. Selain itu, lewat kuis ini siswa juga jadi lebih paham materinya," ujar Sausan.
Fitur interaktif Wayground turut memengaruhi antusiasme siswa, khususnya pada materi reading. Musik atau lagu latar di setiap soal menciptakan suasana belajar yang lebih hidup sehingga kegiatan tidak berlangsung monoton.
"Siswa juga antusias selama pembelajaran karena kuisnya interaktif, ada musik atau lagu juga di setiap soal. Jadi suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan nggak monoton, terutama untuk skill reading," tambah Sausan.
Format kuis yang menuntut kecepatan sekaligus ketepatan jawaban membuat siswa tidak sekadar menghafal, melainkan dituntut memahami dan menganalisis bacaan sebelum menjawab. Kuis semacam ini sekaligus menjadi sarana refleksi, baik bagi peserta didik maupun mahasiswa praktikan, untuk melihat bagian materi yang sudah dikuasai dan yang masih memerlukan penguatan.
Meski memanfaatkan teknologi digital, praktik ini tidak dimaksudkan menggantikan metode pembelajaran sebelumnya. Wayground ditempatkan sebagai media pendukung untuk memberi variasi kegiatan dan evaluasi, sekaligus melatih calon pendidik memilih media yang sesuai dengan kebutuhan kelas.
Praktik mengajar Sausan di SMA Negeri 1 Jetis berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Nurul Khotimah, M.Si., dan guru pamong Siti Rohayati, S.Pd., yang memastikan penerapan media pembelajaran digital ini tetap relevan dengan capaian pembelajaran sekolah.
Dari sebuah kuis digital di kelas XI 1, pembelajaran Bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Jetis tidak lagi berlangsung hanya lewat buku dan papan tulis. Teknologi menambah pilihan bagi pendidik untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif sekaligus mendukung pendidikan berkualitas bagi semua peserta didik.
Kontributor: Sausan Fadhilia Zain
Kontak Kami
Copyright © 2026,