Mahasiswa PK Dorong Kesadaran Iklim Melalui Materi News Item Kebakaran Hutan

Selama masa Praktik Kependidikan (PK), mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Yogyakarta, melaksanakan inovasi pembelajaran Bahasa Inggris bermuatan isu lingkungan bagi peserta didik kelas XII di SMA Negeri 2 Yogyakarta. Kegiatan ini berfokus pada materi News Item dengan mengintegrasikan teks berita otentik mengenai bencana kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Langkah inovatif ini dirancang untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi bahasa asing yang kritis dan kontekstual, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui penumbuhan kesadaran ekologis dan kebencanaan sejak dini.

Kegiatan pembelajaran ini bertujuan mengasah keterampilan membaca kritis (critical reading) serta pemahaman struktur dan tata bahasa (grammar) peserta didik melalui isu nyata. Proses pelaksanaan diawali dengan pemaparan berita terkini terkait peristiwa kebakaran hutan di Kalimantan, dilanjutkan dengan analisis struktur teks berita (generic structure) serta unsur kebahasaan seperti passive voice, past tenses, dan kosakata kebencanaan. Peserta didik secara aktif mengerjakan lembar kerja berbasis berita otentik, melengkapi cloze test, dan mendiskusikan dampak krisis ekologis tersebut. Pembelajaran ini terlaksana atas bimbingan Guru Pamong Bahasa Inggris serta kolaborasi aktif mahasiswa PK dan peserta didik.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman tata bahasa Inggris peserta didik sekaligus memperluas wawasan mereka terhadap kondisi lingkungan di Indonesia. Dampak positif yang dihasilkan adalah terwujudnya literasi media yang kritis, di mana peserta didik tidak hanya mempelajari bahasa Inggris secara teoritis, tetapi juga menggunakannya sebagai sarana memahami realitas sosial-ekologi. Pembelajaran kontekstual ini berkontribusi nyata terhadap SDG 4 dalam menghadirkan layanan pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman, sekaligus mendukung SDG 13 dalam membentuk karakter peserta didik yang peka terhadap krisis iklim.

Melalui pelaksanaan kegiatan PK ini, diharapkan pendekatan pembelajaran berbasis isu strategis nasional dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cakap berkomunikasi secara global, tetapi juga memiliki kesadaran kritis (informed citizens) terhadap kelestarian lingkungan dan kemajuan bangsa.

Kontributor: Sekar Ayu Handayani