International Office UNY dan FBSB Selenggarakan Joint Supervision Program bersama Akademisi Monash University

International Office Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bekerja sama dengan Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) UNY menyelenggarakan Joint Supervision Program bersama Dr. Raqib Chowdhury, Ph.D., akademisi dari Monash University, Australia. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 6 Juli 2026, ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program EQUITY THE Impact Ranking UNY 2025-2026 sekaligus wujud komitmen UNY dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kolaborasi akademik, peningkatan kapasitas riset, serta pengembangan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Program diawali dengan Welcoming Ceremony yang dihadiri oleh Dr. Heni Kusumawati, Wakil Dekan Bidang Riset, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Usaha FBSB UNY; Nila Kurniasari, M.Pd., Kepala Divisi Kerja Sama dan Internasionalisasi Unit Urusan Internasional dan Kemitraan (UUIK) FBSB UNY; Tien Kartika Komara Dewi, S.M., M.Pd., Kepala Bagian Tata Usaha FBSB UNY; serta Asa Wisesa Betari, M.L.I., selaku Person in Charge (PIC) program. Kehadiran para pimpinan fakultas tersebut menegaskan dukungan institusi terhadap penguatan jejaring akademik internasional yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Doctoral Clinic, sebuah forum akademik yang mempertemukan enam mahasiswa doktoral dengan Dr. Raqib Chowdhury, Ph.D. dan para dosen pembimbing dalam sesi supervisi intensif. Masing-masing peserta mempresentasikan perkembangan penelitian disertasinya untuk memperoleh masukan terkait penguatan kerangka konseptual, ketepatan metodologi, posisi novelty, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Diskusi berlangsung secara mendalam dan interaktif sehingga memberikan perspektif internasional yang memperkaya kualitas penelitian sekaligus membantu mahasiswa mempersiapkan disertasi sesuai standar akademik global.

Agenda berikutnya, Manuscript Coaching Clinic, difokuskan pada pendampingan penulisan artikel ilmiah bagi dosen dan mahasiswa. Dalam sesi ini, Dr. Chowdhury berbagi pengalaman mengenai strategi membangun argumentasi akademik yang kuat, meningkatkan kualitas academic writing, menyusun artikel yang koheren, serta menghadapi proses peer review pada jurnal internasional bereputasi. Pendampingan tersebut memberikan wawasan praktis bagi peserta untuk meningkatkan peluang publikasi internasional sekaligus memperkuat budaya riset yang berkualitas.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, diselenggarakan International Guest Lecture bertajuk Critical AI Literacy: What Every Student and Educator Needs to Know. Dalam kuliah umum tersebut, Dr. Chowdhury mengulas pentingnya literasi kritis terhadap Artificial Intelligence (AI) di dunia pendidikan. Menurutnya, kemampuan menggunakan AI tidak lagi cukup; mahasiswa dan pendidik juga perlu memiliki pemahaman yang kritis terhadap cara kerja AI, mampu mengidentifikasi potensi bias, menjaga integritas akademik, serta memanfaatkan teknologi tersebut secara etis dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran, penelitian, dan penulisan ilmiah. Diskusi juga menyoroti bagaimana AI dapat dimanfaatkan sebagai mitra belajar tanpa mengurangi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, maupun orisinalitas akademik.

Prof. Anita Triastuti, S.Pd., M.A., Ph.D. selaku ketua International Office UNY berharap penyelenggaraan joint supervision program ini dapat memperkuat ekosistem akademik yang semakin terbuka terhadap kolaborasi internasional. Kehadiran akademisi dari Monash University tidak hanya memberikan pendampingan bagi mahasiswa doktoral dan dosen, tetapi juga membuka ruang pertukaran gagasan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam penelitian dan pendidikan tinggi. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen UNY dalam memperluas jejaring akademik global, meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah, serta mendorong lahirnya lulusan dan peneliti yang mampu berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Quality Education melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi, penguatan kapasitas riset, dan pengembangan kompetensi akademik. Selain itu, kolaborasi antara UNY dan Monash University juga mendukung SDG 17 tentang Partnerships for the Goals melalui penguatan kemitraan internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini turut mendukung implementasi Asta Cita ke-4, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul melalui penguatan pendidikan, sains, teknologi, riset, dan inovasi.

(Asa Wisesa, B., Ambar F., dan Agatha L.)